pada Minggu sore (25/1/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan enam unit rumah dan menyebabkan empat kepala keluarga dengan total 21 jiwa terdampak.
Kepala Desa Respen Tubu, Dolleh Ucan, mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan warga maupun pemerintah desa. Situasi menjadi semakin sulit karena sebagian pemilik rumah yang terdampak sedang berada di Desa Loreh untuk menghadiri kedukaan keluarga saat peristiwa terjadi.
“Musibah ini sangat mengagetkan kami. Apalagi sebagian warga yang rumahnya terbakar sedang berada di luar desa karena ada keluarga yang meninggal dunia. Jadi situasinya sangat berat, kami benar-benar terpukul,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa setelah menerima informasi kebakaran, dirinya langsung menuju lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan. Namun keterbatasan peralatan membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Kami sebagai manusia tentu memiliki keterbatasan, tetapi kami sudah berusaha semampu mungkin,” katanya.
Dolleh juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang bergerak cepat membantu penanganan kebakaran, mulai dari Kepolisian, pihak kecamatan, hingga unsur lembaga daerah lainnya, termasuk petugas pemadam kebakaran.
“Puji Tuhan, Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan dengan baik. Kami sangat menghargai kerja keras petugas pemadam kebakaran yang sudah berupaya maksimal,” ucapnya.
Pasca kejadian, Pemerintah Desa Respen Tubu langsung menyiapkan Balai Adat sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak kebakaran. Balai adat tersebut digunakan sebagai tempat menginap dan beristirahat bagi para korban.
“Kami siapkan balai adat untuk menampung warga yang rumahnya terbakar. Untuk sementara mereka akan menginap di sana,” jelas Dolleh.
Selain itu, pemerintah desa juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya dinas sosial, untuk penanganan lanjutan serta penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak.
“Mudah-mudahan ke depan ada bantuan dari pihak-pihak terkait untuk meringankan beban warga yang terkena musibah,” pungkasnya.









